Repriza.com: Bola Liga Champion

Berita, Livescore, Jadwal, Prediksi

Latest Posts

Juventus Sukses Petik Kemenangan 3-0 Atas Barcelona

Juventus vs Barcelona

Juventus menatap laga leg kedua babak perempat final Liga Champions dengan bekal positif, setelah mampu meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Barcelona pada tengah bulan ini di Juventus Stadium. Bintang muda Bianconeri Paulo Dybala sukses mengemas dua gol pada paruh pertama dan ditutup oleh sundulan pemain belakang Giorgio Chiellini di babak kedua.

Juventus vs Barcelona

Juventus sukses petik kemenangan 3-0 atas Barcelona

Jalannya Pertandingan Juventus vs Barcelona Babak Pertama

Bermain di markas sendiri dengan dukungan penuh dari para supporter yang memenuhi bangku stadion. Juventus langsung berinisiatif untuk melancarkan serangan ke lini pertahanan lawan. Alhasil, pertandingan baru berlangsung delapan menit pendukung tuan rumah bergembira. Juan Cuadrado sukses menyisir lini pertahanan sebelah kanan dan mampu memperdaya Jeremy Mathieu.

Juventus vs Barcelona

Paulo Dybala sukses mengemas dua gol dala, laga melawan Barcelona yang berkesudahan 3-0

Pemain Internasional Kolombia itu lantas mengirimkan umpan mendatar ke Dybala. Penyerang berpaspor Argentina itu tengah membelakangi arah gawang. Namun, Ia langsung memutar balikan tubuhnya dan melesakkan sepakan melengkung menggunakan kaki kirinya. Marc-Andre ter Stegen tidak mampu menjangkau bola dan membuat gawangnya harus kebobolan.

Setelah kebobolan secara cepat, Blaugrana baru menemukan ritem permainannya. Secara perlahan mereka membangun serangan melalui aksi sang mega bintang Lionel Messi dan Neymar. Kedua pemain itu bergantian menampilkan aksi individu yang menjadi andalan mereka. Namun, rapatnya lini pertahanan Juve sulit untuk ditembus.

Meski para pemain belakang Si Nyonya Tua bermain dengan displin. Akan tetapi, El Barca sukses menciptakan sebuah peluang emas. Neymar berhasil mengirimkan umpan terobosan ke Andres Iniesta yang lolos dari jebakan offside. Pemain senior Barca itu tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Gianluigi Buffon. Namun, Buffon sukses memetahkan upaya Iniesta untuk menyamakan kedudukan.

Tidak berselang lama dari kegagalan Iniesta yang mengkonversi peluang emas menjadi gol. Tim tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Dybala kembali sukses mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, pemain berusia 23 tahun itu menyambut umpan datar dari Mario Mandzukic. Mantan pemain Palermo itu lantas menendang bola ke arah tiang dekat dengan kaki kirinya yang tidak mampu diantisipasi oleh Ter Stegen.

Tertinggal dua gol membuat Barcelona meningkatkan tempo permainan. Tim arahan Luis Enrique tetap menguasai jalannya pertandingan dan sesekali menebar ancaman. Tetapi tidak ada satupun serangan yang membuahkan gol. Di sisi lain, Juve lebih bersabar dan menggandalkan serangan balik yang terbukti hampir saja memperlebar jarak gol. Hingga jeda turun minum, skor 2-0 untuk keunggulan Juventus.

Livescore Juventus vs Barcelona Babak Kedua

Giliran Barcelona yang memulai pertandingan dengan intensitas pressing yang tinggi dan langsung menebar ancaman ke jantung pertahanan tim tuan rumah. Peraih lima penghargaan Ballon d’Or hampir saja memperkecil keunggulan, setelah menyambar bola muntah di area 12 pas. Akan tetapi, sepakannya masih melebar tipis di samping gawang kiper senior Italia.

Juventus vs Barcelona

Giorgio Chiellini menjadi pencetak gol ketiga bagi Juventus dalam kemenangan 3-0 atas Barcelona

Barcelona tentu tetap menguasai penguasaan bola dan mengandalkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki. Namun, Bianconeri tampil dengan gemilang. Tim tua rumah terbukti tidak terpancing dengan permainan tim lawan dan tetap menjaga permainan ala racikan Massimiliano Allegri.

Di tengah ancaman tim tamu, justru gol ketiga bagi Juventus tercipta. Berawal dari sepakan pojok yang dieksekusi dengan baik oleh Miralem Pjanic. Gelandang asal Bosnia itu mengirimkan umpan lambung ke area kotak penalti yang disambut dengan sundulan Giorgio Chiellini. Ter Stegen kembali tidak mampu mengantisipasi arah bola dan membiarkan bola masuk ke dalam gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 bertahan untuk keunggulan Juventus.

Juventus vs Real Madrid, Saatnya Jadi Raja Eropa

Juventus vs Real Madrid

Liga Champions musim 2016/17 akan segera berakhir dengan ditandai laga antara Juventus melawan Real Madrid. Partai puncak yang akan digelar di National Stadium, Cardiff itu akan berlangsung pada tanggal 4 Juni 2017 pukul 01.45 WIB dini hari mendatang. Tentu, kedua tim akan menurunkan para pemain terbaiknya sekaligus menerapkan formasi andalan, demi keluar sebagai pemenang dan berhak mengklaim sebagai raja Eropa.

Juventus vs Real Madrid

Juventus akan melawan Real Madrid di partai final Liga Champions musim ini pada awal bulan Juni mendatang

Juve sukses melangkah ke partai puncak setelah berhasil menyingkirkan wakil Prancis AS Monaco dengan agregat 4-1. Pada pertemuan pertama, tim arahan Massimiliano Allegri berhasil mengunci kemenangan 2-0 di Stade Louis II markas Monaco. Gonzalo Higuain menjadi aktor kemenangan setelah menyumbangkan dua gol.

Sedangkan pada leg kedua yang berlangsung di Juventus Stadium, Bianconeri kembali meraih kemenangan tipis 2-1, berkat dua gol yang diciptakan oleh Mario Mandzukic dan Dani Alves. Dan hanya dibalas satu gol oleh pemain muda berbakat milik Monaco Kylian Mbappe.

Sementara itu, langkah Real Madrid melaju ke partai final, berkat kembali sukses menghentikan langkah sang tetangga, Atletico Madrid di kancah UCL untuk keempat kalinya dalam empat musim terakhir secara beruntun.

Meski pada lag kedua Los Blancos menelan kekalahan tipis 2-1 di Vincente Calderon. Namun, El Real pada pertemuan pertama yang dihelat di Estadio Santiago Bernabeu sukses mengalahkan Los Rojiblancos dengan skor 3-0, berkat hat trick Cristiano Ronaldo. Sehingga agregat akhir menjadi 4-2 untuk keunggulan tim arahan Zinedine Zidane.

Berdasarkan catatan dalam lima pertemuan terakhir, Juventus sukses menorehkan dua kemenangan dan hanya menelan satu kekalahan serta dua hasil sisanya berakhir dengan imbang.

Terlebih pada dua musim lalu, Si Nyonya Tua berhasil menyingkirkan Los Merengues di babak semifinal dengan agregat 3-2. Pada leg pertama, Juve terlebih dahulu bermain sebagai tim tuan rumah dan mampu memaksimalkan laga tersebut dengan keluar sebagai pemenang, berkat skor akhir 2-1. Dan pada pertemuan kedua sekaligus pertemuan terakhir kedua tim yang dihelat di markas Madrid berakhir dengan skor imbang 1-1.

Massimiliano Allegri: Kami Telah Banyak Berubah

Jelang laga final melawan Real Madrid, pelatih Juventus Massimiliano Allegri menegaskan bahwa timnya telah mengalami banyak perubahan, semenjak mengalami kekalahan di partai final kontra Barcelona pada dua musim lalu.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri ungkap bahwa timnya telah berubah dan semakin kuat

“Kami telah banyak belajar semenjak kejadian dimana kami hanya tinggal selangkah lagi meraih trofi Liga Champions, namun harus kandas. Kami telah mengalami banyak perubahan dari kekalahan itu (melawan Barcelona). Dan saat ini, kami bukanlah tim yang pada dua musim lalu. Jadi, saatnya kami mengangkat trofi ini,”

“Kami akan melawan tim yang berambisi untuk mempertahankan gelar juara. Tetapi, kami memiliki ambisi yang sama dan siap mengalahkan mereka (Real Madrid). Pertandingan ini akan tersaji dengan menarik, mempertemukan dua tim yang meraih gelar juara di kancah liga domestik masing-masing. Mari kita lihat apa yang akan tersaji. Terpenting adalah kami berusaha untuk menampilkan permainan terbaik,” ujar pelatih berkebangsaan Italia.

Zinedine Zidane: Kami Siap Catat Sejarah Di Liga Champions

Sementara di sisi lain, manajer Real Madrid Zinedine Zidane menyatakan bahwa timnya siap untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions pada musim lalu. Dan mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang mampu kembali menjadi juara di musim berikutnya.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane siap untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions

Sebagai informasi, bahwa semenjak format Liga Champions, belum ada satu tim manapun yang mampu mempertahankan gelar juara dan mencatatkan back to back.

“Kami memiliki modal yang sangat berharga ketika melawan Juventus di partai final nanti. Setelah kami memastikan trofi LaLiga musim ini. Jadi, kami siap untuk menorehkan sejarah sebagai tim yang berhasil mempertahankan gelar juara. Kami yakin akan mampu mewujudkan hal itu,” ujar manajer asal Prancis.

Xavi Percaya Juventus Raih Juara Liga Champions

Xavi Hernandez

Final Liga Champions yang akan berlangsung pada tanggal 3 Juni mendatang di Cardiff Stadium bakal mempertemukan Juventus dengan sang juara bertahan Real Madrid. Bianconeri sukses menyingkirkan perlawanan AS Monaco dengan agregat akhir 4-1 pada babak semifinal. Sementara, Los Blancos kembali untuk keempat kalinya menghentikan perjalanan Atletico Madrid di Liga Champions.

Xavi Hernandez

Xavi Hernandez menilai bahwa Juventus berhak keluar sebagai kampiun Liga Champions musim ini

Mantan kapten tim Barcelona yang saat ini tengah berkarir di kompetisi antarklub di Qatar, Xavi Hernandez lantas menyatakan opininya mengenai siapakah tim yang akan menjadi juara UCL pada musim ini.

Menurut Xavi, bahwa baik Juventus maupun Real Madrid sama-sama memiliki peluang yang sama kuat. Akan tetapi, pemain yang sudah menginjak usia 37 tahun itu lebih mengunggulkan Si Nyonya Tua. Hal itu menilik dari faktor penjaga gawang legendaris, Gianluigi Buffon.

“Menurut penilaian saya, bahwa Juventus adalah tim yang sangat luar biasa pada saat ini. Mereka merupakan tim dengan para pemain hebat. Hal itu sudah mereka buktikan dengan sukses menyingkirkan Barcelona, melalui skema permainan defensif yang sangat berkelas,”

“Saya menilai bahwa peluang gelar juara Liga Champions musim ini sama-sama dimiliki oleh Juventus maupun Real Madrid. Akan tetapi, suatu hari dimana saya mendengar bahwa Buffon belum pernah merasakan gelar juara trofi itu. Padahal, tentu saja pemain legendaris itu sudah sepatutnya memenangkan trofi itu pada kesempatan kali ini. Selain itu, dia juga pantas untuk meraih penghargaan Ballon d’Or,” ujar Xavi.

Antoine Griezmann Favoritkan Juventus Di Final Liga Champions

Senada dengan pernyataan Xavi Hernandez yang menjagokan Juventus meraih gelar juara Liga Champions pada musim ini. Striker Atletico Madrid Antoine Griezmann juga memfavoritkan Bianconeri untuk mengandaskan perlawanan Real Madrid di partai puncak UCL yang akan digelar pada awal bulan depan. Selain itu, Ia juga mendukung Gianluigi Buffon untuk memenangkan penghargaan Ballon d’Or.

Antoine Griezmann

Antoine Griezmann menjagokan Juventus di final Liga Champions melawan Real Madrid

Si Nyonya Tua sudah tidak menjadi kampiun Liga Champions sejak terakhir kalinya mereka raih di musim 1995/96 lalu. Akan tetapi, penyerang Internasional Prancis itu percaya bahwa Juve bakal keluar sebagai pemenang di Cardiff Stadium. Setelah itu, mengantarkan Buffon untuk mengalahkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di ajang penghargaan Ballon d’Or.

“Saya menilai bahwa saatnya Juventus untuk menjadi juara Liga Champions pada musim ini. Dan Buffon pantas untuk juga menjadi pemenang pada penghargaan pemain terbaik (Ballon d’Or),” ungkap Griezmann.

Atletico Madrid sendiri hampir saja lolos ke partai final untuk kedua kalinya secara beruntun. Akan tetapi, tim yang bermarkas di Vincente Calderon itu kembali menelan kekalahan atas rival sekota mereka Real Madrid dengan agregat 4-2.

“Tentu, kalah di partai final itu akan lebih menyakitkan dibandingkan di babak semifinal. Lantaran, Anda akan berpikir bahwa demi mengangkat trofi, Anda akan merayakannya bersama para fans. Tapi pada akhirnya, Anda harus mengalami kekalahan dan tentu hal itu sulit untuk diterima,” tambah Griezmann.

Real Madrid Samai Catatan Juventus

Meskipun pada leg kedua menelan kekalahan tipis 2-1 atas Atletico Madrid di Vincete Calderon, pada akhirnya Real Madrid tetap memastikan diri ke partai puncak Liga Champions. Pasalnya, pada pertemuan pertama di Estadio Santiago Bernabeu, Los Blancos meraih kemenangan 3-0, berkat Cristiano Ronaldo yang mencetak hattrick. Sehingga agregat akhir menjadi 4-2 untuk keunggulan El Real.

Real Madrid

Real Madrid samai rekor Juventus dan AC Milan

Seperti dilansir dari salah satu media terpercaya, pencapaian Los Merengues itu tergolong luar biasa, lantaran tim besutan Zinedine Zidane itu sukses melangkah sebanyak tiga kali ke babak final dalam kurun waktu empat musim terakhir. Catatan itu hanya kalah dari Juventus yang pernah melakukan hal itu selama tiga tahun beruntun.

Walaupun begitu, Madrid juga menobatkan diri sebagai raja final UCL, melalui koleksi enam partai di final. Pencapaian itu menyamai rekor Bianconeri dan AC Milan yang sukses melakukannya terlebih dahulu.

Juventus Siap Kembali Taklukkan AS Monaco

Juvenstus vs AS Monaco

Juventus akan kembali menghadapi perlawanan AS Monaco pada laga leg kedua babak semifinal Liga Champions pada hari Rabu (10/05) dinihari WIB nanti. Pertandingan leg kedua itu akan dilangsungkan di Juventus Stadium, yang diyakini akan dipenuhi oleh para fans tuan rumah.

Juvenstus vs AS Monaco

Juventus akan kembali menghadapi AS Monaco di leg kedua babak semifinal Liga Champions

Sejatinya, Si Nyonya Tua di prediksi tidak akan melakoni laga seberat pada dugaan awal, yang menganggap bahwa AS Monaco akan memberikan perlawanan yang berarti. Hal itu berdasarkan pertemuan pertama kedua tim yang berlangsung di Stade Louis II pada tengah pekan lalu. Dimana tim arahan Massimiliano Allegri berhasil mencuri kemenangan tandang dengan skor 2-0. Itu berarti, bahwa Monaco setidaknya harus mampu mencetak tiga gol, untuk dapat lolos ke partai final.

Berdasarkan catatan yang dilansir dari salah satu media olahraga ternama, bahwa faktanya dalam sejarah Liga Champions, tidak ada satu tim pun yang sukses mengembalikan keadaan, setelah pada leg pertama yang berlangsung sebagai tim tandang mengalami kekalahan dengan defisit 2-0 di fase knockout. Walau Barcelona pada babak 16 besar mampu mengembalikan situasi kekalahan tandang ketika melawan Paris Saint-Germain.

Meski Juve sudah unggul agregat 2-0 dan akan bermain di depan para pendukung sendiri. Namun bukan berarti tidak akan menghadapi perlawanan yang berarti dari Monaco. Tim arahan Leonardo Jardim dipastikan akan menurunkan pemain terbaiknya dan menerapkan permainan tinggi, demi mengembalikan keadaan.

Massimiliano Allegri: Kami Siap Segel Tiket Final Liga Champions

Manajer Juventus Massimiliano Allegri menyatakan bahwa timnya siap untuk kembali mengalahkan AS Monaco di leg kedua yang akan berlangsung di Juventus Stadium pada tengah pekan nanti. Demi menyegel tiket final Liga Champions pada musim ini.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri mengungkapkan bahwa timnya siap untuk menyegel satu tiket final Liga Champions

Juventus mengantongi modal yang berharga dalam melakoni laga kedua melawan Monaco. Setelah pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stade Louis II pekan lalu, Juve sukses keluar sebagai pemenang dan unggul 2-0 secara agregat.

“Kami siap untuk memastikan satu tiket final Liga Champions pada musim ini. Meski kami harus melawan tim yang bakal melakoni laga tanpa beban. Karena kami telah unggul dua gol dan akan bermain di kandang sendiri. Jadi, kami harus benar-benar memaksimalkan pertandingan itu demi tampil di partai puncak.”

“Kami akan tetap menggunakan skema permainan yang sama pada pertemuan pertama, yakni 4-2-3-1. Dengan Gonzalo Higuain sebagai penyerang tunggal, yang terbukti mampu tampil dengan baik pada leg pertama lalu. Dani Alves tetap memerankan posisi barunya sebagai winger kanan,”

“Terpenting adalah kami harus menampilkan permainan terbaik. Kami tidak boleh lengah pada laga nanti. Jika kami lengah sedikitpun, tentu mereka dapat menghukum kami dengan memperkecil keunggulan. Jadi, kami akan berusaha untuk meredam permainan agresif mereka dan menguasai jalannya pertandingan. Dengan begitu, kami yakin bahwa kami akan tampil di partai final nanti,” ujar mantan pelatih AC Milan.

Gianluigi Buffon: Kami Harus Tetap Waspada

Kapten tim Juventus Gianluigi Buffon menginginkan kepada rekan-rekannya untuk tetap mewaspadai permainan agresif yang akan ditampilkan oleh AS Monaco pada pertemuan kedua nanti. Meski Juve sudah unggul dua gol secara agregat, setelah pada leg pertama mampu mengunci kemenangan dengan skor 2-0.

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon menginginkan kepada para rekan setimnya untuk tetap waspada permainan Monaco

“Meskipun kami sudah unggul dua gol, bukan berarti kami harus bermain seenak kami dan meremehkan mereka (Monaco). Kami harus tetap mewaspadai permainan cepat yang akan di peragakan oleh mereka. Kami tidak boleh lengah, jika kami benar-benar menginginkan tiket final Liga Champions dan berpeluang untuk meraih trofi. Jadi, kami menganggap bahwa laga kedua itu bagaimana laga yang hanya dilakukan sekali,” ujar pemain Internasional Italia.

Juventus Sukses Singkirkan AS Monaco

Juventus

Penampilan yang di peragakan oleh Juventus mampu mengunci satu tiket ke babak final Liga Champions, hari Rabu (10/05) dini hari WIB. Si Nyonya Tua sukses meraih kemenangan tipis 2-1 atas tamunya AS Monaco di Juventus Stadium dalam laga leg kedua babak semifinal. Sehingga agregat terakhir menjadi 4-1 untuk keunggulan Juve.

Juventus

Juventus sukses singkirkan AS Monaco dan mengunci tiket ke partai final Liga Champions musim ini

Pada partai final yang akan berlangsung pada tanggal 3 Juni 2017 di Stadium Millennium, Cardiff, tim asuhan Massimiliano Allegri akan menghadapi perlawanan sang juara bertahan Real Madrid, yang kembali sukses menyingkirkan tetangga sekota Atletico Madrid dengan agregat akhir 4-2.

Jalannya Pertandingan Juventus vs AS Monaco Babak Pertama

Setelah pada laga sebelumnya melawan Torino pada laga bertajuk Derby della Mole, sang pelatih Juventus Massimiliano Allegri mencadangkan para punggawa pentingnya. Pada pertandingan kontra AS Monaco, sang penyerang utamanya Gonzalo Higuain kembali diturunkan sejak menit awal. Begitu juga dengan Daniel Alves, Miralem Pjanic, dan Giorgio Chiellini. Namun di sisi sang tamu, Monaco justru menurunkan para pemain yang lebih defensif.

Juventus vs AS Monaco

Juventus unggul 2-0 pada babak pertama berkat gol Gonzalo Higuain dan Dani Alves

Skema permainan Les Rouge et Blanc terlihat sangat mudah dalam kunjungannya ke Turin. Setiap kesempatan berhasil menguasai bola, mereka langsung mengirimkan umpan panjang ke duet tajam lini serang mereka, Radamel Falcao dan Kylian Mbappe. Sayangnya, kedua pemain itu tidak kunjung menciptakan peluang matang, lantaran para rekannya terlihat terburu-buru untuk melayangkan bola ke arah mereka.

Berbeda dengan strategi yang diterapkan oleh Allegri. Juventus nampak begitu sabar dalam memainkan bola. Bianconeri langsung mampu menciptakan kesempatan emas melalui Higuain. Penyerang Internasional Argentina itu sukses lolos dari jebakan offside dan mampu melewati hadangan Dani Subasic. Beruntung, Kamil Gilk mampu menyapu bola tersebut sebelum melewati garis gawang.

Peluang Juve tidak berhenti disitu. Higuain nampaknya mampu menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan. Kali ini, mantan pemain Napoli itu sukses mengirimkan umpan matang ke Mario Mandzukic yag berada di area kotak penalti. Sang penyerang tinggal berhadapan satu lawan satu melawan Subasic. Akan tetapi, sang penjaga gawang mampu mematahkan sepakan Mandzukic.

Kebuntuan akhirnya mampu pecah pada laga menyentuh menit ke 33′. Berawal dari lemparan Gianluigi Buffon yang mengarah langsung ke kaki Dani Alves. Pemain Internasional Brasil itu dengan tenang mengontrol bola dan langsung memberikan umpan matang ke Mandzukic. Mantan pemain Atletico Madrid untuk langsung menanduk umpan tersebut, namun kesempatan pertamanya mampu dimentahkan oleh Subasic. Namun, Mandzukic langsung menyambar bola muntahan dan membawa Juve unggul.

Jelang laga babak pertama berakhir, Subasic kembali tampil gemilang dengan mengantisipasi sepakan pojok Juve. Tapi, sapuannya justru mengarah ke Dani Alves. Mantan pesepakbola Barcelona itu langsung melepaskan tendangan voli yang menghujam gawang Subasic. Juventus menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0.

Jalannya Pertandingan Babak Kedua

Pada babak kedua, Bianconeri nampak sedikit menurunkan tempo permainan. Pasalnya, Juve telah unggul 2-0 dan membuat agregat menjadi 4-0. Hal itu justru dimanfaatkan oleh Monaco. Bintang muda Prancis Kylian Mbappe akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Berawal dari aksi gemilang Joao Moutinho yang menyisir sebelah kiri lini pertahanan tim tamu. Bola mengalir ke area kotak penalti dan disambut oleh sepakan Mbappe yang tidak mampu diantisipasi oleh Buffon.

Juventus vs AS Monaco

AS Monaco berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 berkat gol Kylian Mbappe, namun tidak berarti apa-apa

Seiring waktu terus bergulir, pertandingan menjadi sedikit memanas. Glik terlihat melakukan pelanggaran yang membuat Leonardo Bonucci merasa murka melihat perilaku para pemain Monaco.

Adapun perjuangan yang ditampilkan oleh AS Monaco tidak berbuah apapun. Juventus sukses melangkah ke partai puncak Liga Champions, setelah unggul 4-1 secara agregat.

Prediksi: Juventus vs AS Monaco, Selesaikan!

Juventus vs AS Monaco

Juventus akan kembali melakoni laga melawan AS Monaco, pada leg kedua babak semifinal Liga Champions yang dihelat di Juventus Stadium pada hari Rabu (10/05) dinihari nanti.

Juventus vs AS Monaco

Prediksi: Juventus vs AS Monaco, leg kedua babak semifinal Liga Champions

Sejatinya, Bianconeri diyakini bahwa mereka tidak akan menjalani pertandingan seberat pada dugaan awal. Hal itu terjadi setelah pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Louis II, Juve mampu keluar sebagai pemenang lewat skor 2-0. Itu artinya, bahwa Les Rouge et Blanc untuk lolos ke partai final harus menang dengan selisih tiga gol.

Berdasarkan informasi akurat dari salah satu media terpercaya, bahwa faktanya tidak ada satu tim dalam buku sejarah perhelatan kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu sukses mengembalikan keadaan setelah kalah di laga kandang dengan skor 2-0 pada fase knock-out. Walaupun demikian, Si Nyonya Tua lantas menganggap remeh pertandingan ini. Hal itu senada dengan pernyataan sang pelatih Massimiliano Allegri.

“Mereka (Monaco) akan bermain tanpa beban dan tentu saya menilai bahwa itu akan menjadi sangat berbahaya. Memang, kami telah memiliki keuntungan setelah mampu meraih kemenangan di laga tandang pekan lalu. Akan tetapi, kami akan bermain pada duel ini layaknya satu pertandingan,” ungkap Allegri, seperti kutipannya di situs resmi UEFA.

Komposisi terbaik yang dimiliki oleh Juventus dipastikan akan turun sejak menit awal. Hal itu telah dikonfirmasi langsung oleh sang manajer. Allegri tetap akan memainkan pola 4-2-3-1 dengan pendekatan yang serupa pada laga tandang di Monaco lalu. Sebagaimana, Dani Alves akan kembali berperan sebagai winger di sebelah kanan.

Sang penyerang utama, Gonzalo Higuain tetap menjadi topik utama pada laga ini. Setelah di leg pertama mampu melenyapkan paceklik gol di fase gugur UCL. Dia El Pipita bahkan menjadi pahlawan Juventus terhindar dari kekalahan di partai Derby della Mole melawan Torino. Dalam dua pertandingan terakhir, penyerang Internasional Argentina itu mampu mengemas dua gol.

Selain itu, terdapat sosok Gianluigi Buffon yang berambisi untuk mengakhiri kutukannya tidak pernah meraih gelar juara Liga Champions. Penampilan gemilangnya pada leg pertama lalu wajib untuk kembali diulang, demi meredam duet tajam lini serang milik Monaco, Radamel Falcao dan Kylian Mbappe.

Monaco sendiri datang bukannya tanpa kesempatan, mereka justru akan bermain tanpa beban yang menjadi senjata utamanya, Namun melihat atmosfer tim besutan Leonardo Jardim yang sudah menerima hasil negatif pada pertemuan pertama. Tidak akan memberikan perlawanan yang berarti untuk Juve.

Prakiraan Formasi Juventus

Seperti informasi langsung dari pelatih Juventus Massimiliano Allegri bahwa dirinya akan tetap mengandalkan Gonzalo Higuain sebagai ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1. Tiga gelandang yang kemungkinan besar akan dipasang adalah Dani Alves, Paulo Dybala dan Mario Mandzukic. Sementara duet gelandang bertahan akan diperankan oleh Sami Khedira dan Miralem Pjanic.

Juventus

Prakiraan formasi Juventus vs AS Monaco

Gianluigi Buffon tetap menjadi pilihan utama dibawah mistar dan akan pekerjaannya akan di ringankan oleh Bonucci, Barzagli, Chiellini dan Sandro, yang keempat pemain itu mampu bermain apik sejauh ini.

Prakiraan Formasi AS Monaco

Demi mengembalikan ketertinggalan 2-0, pelatih AS Monaco Leonardo Jardim akan mengandalkan duet tajam lini serang Kylian Mbappe dan Radamel Falcao dalam skema permainan 4-4-2. Keempat gelandang yang memiliki peran untuk membantu lini depan sekaligus menjaga kedalaman tim serta mengatur tempo permainan, akan diperankan oleh Bernardo Silva, Fabinho, Lemar dan Bakayoko.

AS Monaco

Prakiraan skema permainan AS Monaco vs Juventus

Glik akan kembali berpasangan dengan Jemerson di lini pertahanan dengan dibantu oleh dua fullback Dirar pada posisi sebelah kanan dan Sidibe di sebelah kiri. Sedangkan untuk menjaga gawang dari kebobolan, nama Subasic tetap terdepan.

Real Madrid Siap Kunci Tiket Final Liga Champions

Real Madrid vs Atletico Madrid

Real Madrid akan melakoni laga krusial melawan Atletico Madrid di leg kedua babak semifinal Liga Champions. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Estadio Vicente Calderón, pada hari Kamis tanggal 11 Mei 2017 dan dimulai pada pukul 01.45 WIB.

Real Madrid vs Atletico Madrid

Real Madrid siap singkirkan Atletico Madrid di babak semifinal Liga Champions

Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Estadio Santiago Bernabeu, Los Blancos sukses memetik kemenangan meyakinkan 3-0, berkat sang mega bintang Cristiano Ronaldo yang tampil gemilang dengan mencetak hat trick. Sehingga, El Real hanya membutuhkan hasil seri. Ataupun pada akhirnya kalah dengan defisit tiga gol namun Los Galaticos mampu mencetak gol, maka tim besutan Zinedine Zidane tetap akan tampil di partai final.

Meskipun, Real Madrid akan bermain di markas Los Colchoneros, namun berdasarkan catatan lima pertemuan terakhir kedua tim di empat musim secara beruntun di kancah Liga Champions, Karim Benzema CS mampu meraih tiga kemenangan dan dua laga sisanya berakhir imbang. Dengan bermodalkan catatan istimewa itu, Los Merengues optimis akan tampil di partai puncak dan melawan Juventus yang sehari sebelumnya mengunci tiket final setelah mengandaskan perlawanan wakil Prancis AS Monaco,

Namun Atletico Madrid tidak akan menyerah begitu saja dan tetap bertekad untuk mengembalikan keunggulan, demi tampil di partai final. Terlebih, bagi Atletico , Derby Madrid ini akan menjadi laga terakhir di Calderon, sebelum pada musim depan akan memainkan laga kandang di pusat seni Wanda Metropolitano.

Sebagai informasi, dalam catatan sejarah UCL, bahwa tidak ada tim yang dapat mengembalikan keadaan setelah menelan kekalahan 3-0 pada leg pertama tandang di babak gugur dalam lima kesempatan sebelumnya. Meskipun Barcelona sukses melakukan comeback pada babak 16 besar ketika melawan Paris Saint Germain. Ketika itu, Blaugrana kalah 4-0 di leg pertama yang berlangsung di Parc des Princes, Prancis.

Zinedine Zidane: Kami Tetap Waspada Akan Perlawanan Mereka

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengaku bahwa timnya harus tetap waspada kala menghadapi perlawanan Atletico Madrid pada leg kedua babak semifinal Liga Champions di Vincente Calderon pada hari Kamis dinihari nanti. Meskipun, Los Blancos mengantongi keunggulan 3-0 pada pertemuan pertama yang dihelat di Estadio Santiago Bernabeu, berkat hat trick yang diciptakan oleh sang mega bintang Cristiano Ronaldo.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane mewaspadai permainan agresif Atletico Madrid

“Kami akan melawan tim yang memiliki ambisi tinggi. Meskipun kami sudah unggul 3-0 secara agregat. Akan tetapi, kami tetap harus waspada akan perlawanan yang mereka berikan ke kami. Terlebih, mereka akan bermain di markas sendiri dengan dukungan penuh para supporter. Jadi, kami tidak boleh lengah sedikit pun,”

“Tapi, kami juga memiliki ambisi yang tinggi. Kami ingin mempertahankan gelar juara pada musim lalu. Sehingga, kami harus tetap menampilkan permainan terbaik kami, guna benar-benar mengunci tiket final Liga Champions,” ungkap pelatih berkebangsaan Prancis.

Marcelo: Kami Yakin Akan Melaju Ke Babak Final Liga Champions

Bek kiri Real Madrid Marcelo merasa percaya diri bahwa timnya akan mampu mengeliminasi Atletico Madrid di babak semifinal dan tampil di partai final Liga Champions musim ini.

Marcelo

Marcelo optimis Real Madrid melaju ke partai puncak dan berusaha mempertahankan gelar juara Liga Champions

Real Madrid akan bertandang ke Vincete Calderon guna melakoni laga leg kedua babak semifinal melawan Atletico Madrid. Los Blancos memiliki modal berharga pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu. Pasalnya, Ronaldo sukses mencetak hat trick dan menjadikan agregat sementara menjadi 3-0.

“Kami datang ke markas mereka (Atletico) dengan modal kemenangan. Jadi, kami optimis akan mampu mengandaskan perlawanan mereka dan meraih tiket final Liga Champions. Karena kami ingin mempertahankan gelar juara. Dan kami juga merasa akan dapat mewujudkan hal itu. Tentu dengan catatan, bahwa kami harus tampil sebaik mungkin,” ungkap pemain Internasional Brasil.

Cristiano Ronaldo: Peluang Juara Liga Champions 50:50

Cristiano Ronaldo

Mega bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo mengungkapkan bahwa peluang untuk menjadi juara Liga Champions pada musim ini, antara timnya dengan Juventus adalah 50 banding 50.

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo menyatakan bahwa peluang menjadi juara Liga Champions 50:50

El Real memastikan diri lolos ke partai puncak dengan keunggulan agregat 4-2 atas Atletico Madrid. Meskipun pada leg kedua yang dilangsungkan di Vincente Calderon pada tengah pekan lalu, Los Blancos harus menelan kekalahan tipis 2-1. Akan tetapi, laga leg pertama di Estadio Santiago Bernabeu, Ronaldo sukses menjadi aktor kemenangan 3-0 dengan mencatatkan hat trick.

Sementara, Bianconeri sukses melaju ke partai final setelah mengandaskan perlawanan wakil Prancis, AS Monaco yang secara mengejutkan mampu melangkah ke hingga babak semifinal. Gianluigi Buffon CS unggul agregat 4-1 atas Les Rouge et Blanc.

Real Madrid memiliki kesempatan untuk tim pertama di kancah Liga Champions era modern saat ini yang mampu mempertahankan gelar juara. Adapun laga final akan dilangsungkan pada tanggal 3 Juni 2017 di Cardiff.

“Kami mengetahui bahwa mereka (Atletico Madrid) mampu melakukan start dengan sangat kuat. Beruntung, dua gol mampu mereka ciptakan di awal babak pertama. Akan tetapi, kami memiliki pengalaman dan kami juga tahu bahwa hanya butuh satu gol saja untuk membunuh mereka. Dan pada akhirnya, meski kalah, kami tetap mampu tampil di partai final,”

“Di partai final, tidak ada yang mudah. Tentu, kami akan berusaha hingga akhir nanti untuk kembali meraih gelar juara Liga Champions. Saat ini, kami berada di momen yang baik. Dan saya melihat bahwa final ini 50:50 untuk kami berdua,” ujar pemain peraih empat Ballon d’Or.

Zinedine Zidane Optimis Bahwa Gareth Bale Akan Tampil Di Partai Final Liga Champions

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengungkapkan bahwa Los Blancos akan menjadi tim yang lebih baik, apabila Gareth Bale tampil diatas lapangan. Oleh karenanya, manajer berkebangsaan Prancis itu memiliki harapan bahwa sang pemain berposisi winger tersebut akan dapat tampil di partai puncak Liga Champions melawan Juventus pada tanggal 3 Juni 2017 mendatang.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane harap Gareth Bale dapat tampil melawan Juventus di partai puncak Liga Champions

Hingga saat ini, Bale masih harus mendapatkan perawatan terkait cedera pada bagian betis. Winger Wales itu diburu waktu untuk dapat pulih dan tampil di tanah kelahirannya.

“Kondisi Dia (Bale) terus mengalami peningkatan dan masih memiliki waktu untuk terlebih dahulu mempersiapkan diri sebelum turun di partai final. Tentu, saya memiliki keinginan bahwa Dia akan pulih dan bergabung bersama skuad sebelum partai final dimainkan. Saat Bale bermain bersama kami, Real Madrid menjadi tim yang lebih baik,”

Cedera menjadi penghalang bagi Bale pada musim ini. Bahkan, mantan pemain Tottenham Hotspur ini harus abses selama empat bulan, lantaran mengalami cedera pada bagian engkel. Secara total, Ia hanya tampil sebanyak 26 laga dan mencetak sembilan gol.

Karim Benzema: Kami Harus Tampilkan Permainan Terbaik

Penyerang Real Madrid Karim Benzema menyatakan bahwa timnya harus menampilkan permainan terbaik pada laga partai final Liga Champions melawan Juventus di Cardiff pada tanggal 3 Juni 2017 mendatang. Dengan demikian, peluang untuk mempertahankan gelar juara sangat terbuka.

Karim Benzema

Karim Benzema yakin Real Madrid mampu pertahankan gelar juara Liga Champions

“Tentu, kami harus maksimal dan memberikan penampilan terbaik yang kami miliki. Meskipun lawan yang akan kami hadapi tengah berada di tren positif. Tapi kami juga berada di posisi yang sama. Jadi, sangat penting untuk memberikan semua kemampuan yang kami miliki dan terus menekan lini pertahanan mereka. Demi mampu mempertahankan gelar juara,” ujar penyerang asal Prancis.

Atletico Madrid Taklukkan Perlawanan Real Madrid

Atletico Madrid vs Real Madrid

Atletico Madrid sukses meraih kemenangan tipis 2-1 atas Real Madrid di laga leg kedua babak semifinal Liga Champions pada hari Kamis (11/05) dinihari lalu. Meskipun keluar sebagai pemenang, namun tidak cukup untuk mereka melaju ke partai final. Dan membuat El Real melaju ke partai puncak untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah agregat akhir menjadi 2-4 untuk keunggulan Cristiano Ronaldo CS.

Atletico Madrid vs Real Madrid

Atletico Madrid sukses raih kemenangan tipis 2-1 atas Real Madrid di Liga Champions

Padahal, pada laga yang dihelat di Vincente Calderon tersebut, Los Rojiblancos mampu menghancurkan lini pertahanan lawan di menit ke 12, melalui tandukan Saul. Bahkan, hanya berselang empat menit dari gol pertama, Antoine Griezmann sukses memperkecil agregat menjadi 2-3, melalui titik penalti. Akan tetapi, tiga menit jelang babak pertama berakhir, Isco mampu menggetarkan gawang Jan Oblak, membuat skor menjadi 2-1 dan agregat kembali lebar menjadi 2-4.

Jalannya Laga Atletico Madrid vs Real Madrid Di Babak Pertama

Sejak peluit dibunyikan oleh sang pengadil lapangan, tanda dimulainya pertandingan. Atletico Madrid yang bermain di markas sendiri dengan dukungan penuh para supporter, langsung berinisiatif untuk menekan lini pertahanan lawan. Ketika pertandingan baru berjalan lima menit, Koke hampir saja membuat seisi stadion Vincente Calderon bergerumuh.

Atletico Madrid vs Real Madrid

Antoine Greizmann ketika mencetak gol kedua Atletico Madrid ke gawang Real Madrid

Gelandang asal Spanyol itu menerima umpan diagonal dari Yannick Carrasco. Akan tetapi, sepakannya dari jarak dekat masih mampu diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Los Blancos Keylor Navas.

Real Madrid berusaha untuk keluar dari tekanan. Di menit ke 7, Casemiro hampir saja membuat semangat para punggawa Atletico menurun. Beruntung, Jan Oblak mampu menghalau sundulan gelandang bertahan Internasional Brasil itu. Andai saja bola itu berbuah menjadi gol, kemungkinan Real akan bermain lebih tenang.

Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh Los Rojiblancos ke lini pertahanan tim tamu. Hingga hasilnya, gol pembuka harapan tercipta di menit ke 12. Berawal dari sepakan pojok Koke, Saul Niguez sukses menyambut bola tersebut dengan tandukan kerasnya yang tidak mampu dihalau oleh Navas.

Tim arahan Diego Simeone terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan agregat, setelah pada pertemuan pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu berakhir dengan skor 3-0. Berselang empat menit dari terciptanya gol pertama, Antoine Griezmann mampu menjauhkan keunggulan menjadi 2-0 dan membuat agraget menjadi 2-3, melalui penalti.

Berawal dari aksi Fernando Torres di dalam kotak penalti yang harus dihentikan oleh Raphael Varane. Sang wasit lalu menunjuk titik putih. Griezmann yang menjadi eksekutor, sukseps menjalankan tugasnya dengan baik. Bola sejatinya mengenai tangan Navas, akan tetapi tendangan keras pemain Internasional Prancis itu tetap masuk ke gawang.

Telah unggul dua gol, Atletico justru menurunkan tempo permainan dan lebih mengandalkan serangan balik. Alhasil, Isco mampu mencetak gol di menit ke 42. Gelandang serang asal Spanyol itu memanfaatkan bola muntahan dari tendangan keras Toni Kroos di dalam kotak penalti, yang tidak mampu dihalau dengan sempurna oleh Oblak. Skor 2-1 menutup jalannya pertandingan babak pertama.

Livescore Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, tim tamu justru mampu mengendalikan permainan dengan menguasai bola. Pada menit ke 47, Cristiano Ronaldo yang menjadi momok kekalahan Atletico Madrid di laga leg pertama dengan mencatatkan hat-trick, hampir saja menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Andai saja tendangan bebasnya tidak dimentahkan oleh Oblak.

Atletico Madrid vs Real Madrid

Real Madrid dipastikan lolos ke partai puncak Liga Champions, berkat agregat 2-4 atas Atletico Madrid

Di menit 67, giliran Los Colchoneros yang memberikan ancaman ke lini pertahanan. Akan tetapi, Navas tampil gemilang di bawah mistar gawang dengan melakukan dua penyelamatan krusial. Pertama, kiper asal Kosta Rika menghalau sepakan keras Carrasco di area 12 pas. Kedua, bola halauan tersebut justru mengarah ke Kevin Gameiro dan mantan gelandang Paris Saint-Germain itu langsung menanduknya.

Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-1 tetap bertahan. Kemenangan tersebut tidak mampu mengembalikan keadaan dan agregat akhir menjadi 2-4. Tim besutan Zinedine Zidane dipastikan melaju ke partai final dan akan menghadapi Juventus yang berlangsung di Cardiff.

Prediksi: Atletico Madrid vs Real Madrid, Tuntaskan!

Atletico Madrid vs Real Madrid

Atletico Madrid dipastikan akan berambisi untuk mengembalikkan keadaan saat menghadapi Real Madrid di leg kedua babak semifinal Liga Champions di Vincente Calderon, Kamis (11/05) dini hari nanti. Pasalnya, pada leg pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Los Colchoneros harus menerima kekalahan cukup telak, 3-0. Sehingga, sementara waktu ini, agregat 3-0 untuk keunggulan Los Blancos.

Atletico Madrid vs Real Madrid

Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid di leg kedua babak semifinal Liga Champions, Kamis dinihari nanti

Pada pertemuan pertama, Rabu (03/05) dini hari lalu, El Real sukses mengantongi keuntungan penting, setelah sang mega bintang Cristiano Ronaldo kembali mampu mencetak hat-trick. Sebelumnya, mantan pemain Manchester United itu sukses mencetak tiga gol ke gawang Bayern Munich, yang memastikan Real Madrid melangkah ke fase semifinal.

Untuk dapat lolos ke partai final, Los Rojiblancos setidaknya harus mampu meraih kemenangan dengan selisih empat gol. Tak sedikit para kalangan pencinta sepakbola yang menyatakan bahwa misi Atletico tersebut terbilang ‘mission impossible’.

Terlebih apabila dilihat dari sejarah, dimana tidak ada satu tim pun yang dapat mengejar defisit kekalahan tiga gol pada leg pertama laga tandang di babak knock-out dalam catatan lima kesempatan sebelumnya. Meskipun Barcelona sukses melakukan comeback yang luar biasa pada babak 16 besar Liga Champions musim ini. Blaugrana mampu melewati hadangan Paris Saint-Germain lewat agregat akhir 6-5, setelah di pertemuan pertama kalah 4-0.

Bagi Atletico Madrid, laga bertajuk derby Madrid ini dapat menambah perasaan emosional. Lantaran tim arahan Diego Simeone akan memainkan laga di kompetisi Eropa untuk terakhir kalinya di Vincente Calderon. Sebelum pada musim depan, mereka akan bermain di pusat seni Wanda Metropolitano.

Statistik Penampilan Atletico Madrid dan Real Madrid Pada Musim ini

Penampilan Atletico Madrid pada musim ini, terkhusus di kancah liga domestik mengalami penurunan, meskipun pada paruh kedua mereka mampu memperbaiki performa dan bangkit. Los Rojiblancos nampaknya akan mampu untuk finish di zona tiga besar pada kancah La Liga Spanyol, atau secara otomatis akan lolos ke Liga Champions untuk musim depan.

Atletico Madrid vs Real Madrid

Pada musim ini, penampilan Real Madrid lebih baik ketimbang Atletico Madrid

Pasalnya, Atletico saat ini unggul lima angka dari Sevilla yang berada satu tingkat dibawahnya. Setelah pada akhir pekan lalu saat melawan Eibar, sang pelatih Diego Simeone justru menurunkan skuat terbaiknya. Hasilnya, mereka sukses meraih kemenangan tipis 1-0, berkat satu-satunya gol yang ciptakan oleh Saul di menit ke 20.

Berbanding terbalik dengan performa Real Madrid pada musim ini. Los Merengues hingga memasuki pekan-pekan terakhir liga domestik, mereka masih dalam persaingan meraih gelar juara dengan sang rival Barcelona, lantaran memiliki perolehan angka yang sama. Namun, El Real masih menyimpan satu laga yang belum dimainkan.

Sang manajer Los Blancos Zinedine Zidane pada pekan lalu, ketika bertandang ke markas Granada, Ia mengistirahatkan para pemain pentingnya. Meskipun tanpa para pemain bintangnya, Real Madrid mampu membawa pulang poin penuh. Setelah Alvaro Morata dan James Rodriguez masing-masing menyumbangkan dua gol di Nuevo Los Carmenes.

Catatan Pertemuan Atletico Madrid Dengan Real Madrid

Atletico Madrid memiliki catatan yang kurang apik ketika melawan Real Madrid. Pertemuan di fase semifinal ini merupakan musim keempat secara beruntun kedua tim yang berbasis di kota Madrid itu saling bertemu di babak knock-out. Los Colchoneros tercatat tidak pernah meraih kemenangan dalam lima pertemuan itu. Dengan rincian dua laga berakhir imbang dan menelan sebanyak tiga kekalahan.

Atletico Madrid vs Real Madrid

Aletico Madrid tidak pernah meraih kemenangan atas Real Madrid di lima pertemuan terakhir di kancah Liga Champions

Kemenangan 3-0 di leg pertama di Estadio Santiago Bernabeu pada pekan lalu, menjadikan Real Madrid satu langkah berada babak final. Apakah Atletico Madrid mampu mengembalikan keadaan dan justru merekalah yang tampil di Cardiff?